Beberapa Hal Ini Perlu Kamu Siapkan Sebelum Mengirim Lamaran Kerja Lewat Email

Carauntukmembuat.com –  Peningkatan jumlah penduduk di Indonesia setiap tahunnya tentu berpengaruh pada berbagai aspek dalam lini kehidupan masyarakat, salah satunya yaitu jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang juga meningkat. Hal ini membuat persaingan kerja di negeri ini semakin sengit. Tidak mengherankan jika kita banyak mendengar bahwa lulusan S-1 sekalipun sangat sulit mendapatkan pekerjaan, apalagi jika tidak memiliki kemampuan khusus dan pengalaman magang di perusahaan besar.

Beberapa Hal Ini Perlu Kamu Siapkan Sebelum Mengirim Lamaran Kerja Lewat Email
Source via pexels.com

Berbicara mengenai persaingan antara pelamar kerja, ada banyak faktor yang menyebabkan seorang pelamar kalah dengan pelamar lainnya. Ada yang kalah karena titel, ada juga yang kalah hanya karena hal sepele. Kelengkapan berkas, misalnya. Pada zaman yang serba canggih seperti sekarang, banyak perusahaan yang mengumumkan pembukaan lowongan melalui dunia maya. Hal ini mendorong berbagai metode pengiriman berkas lamaran dapat dimungkinkan melalui dunia maya juga.

Pengiriman berkas lamaran lewat email saat ini jadi yang paling banyak diminati. Pelamar tidak perlu repot mencetak atau fotocopy berkas dan mengirimkannya melalui jasa pengiriman dokumen, hanya perlu melakukan scan semua dokumen lamaran menjadi berbentuk soft file, lalu mengirimkannya via email. Sedangkan dari pihak Human Resource Department (HRD) perusahaan juga diuntungkan karena proses seleksi karyawan baru jadi lebih hemat waktu dan tenaga.

Apa Saja yang Harus Dikirim Lamaran Via Email?

Source via pixabay.com

Mengirim lamaran via email bisa dibilang mudah. Namun terkadang masih banyak pelamar yang mengirim berkas lamaran secara tidak lengkap, padahal hal semacam itu bisa menjadi penilaian minus dari perusahaan mengenai si pelamar, bahkan bisa jadi menyebabkan si pelamar gagal. Lalu, apa saja yang harus dikirim lamaran via email? Tentunya berkas-berkas scan berikut ini wajib kamu persiapkan sebagai pelamar yang baik.

1. Curriculum Vitae (CV)

Jika perusahaan ingin mengenali kamu, maka yang pertama mereka lihat pastinya adalah CV. Normalnya CV berisi ringkasan riwayat hidup seseorang, mulai dari latar belakang pendidikan, tempat tinggal, dan pengalaman bekerjanya. Buat lembar CV yang menarik, tidak hanya mengenai prestasi di dalamnya, namun juga dari segi visualisasi, apakah menyenangkan untuk dipandang dan dapat menarik perhatian.

2. Surat Lamaran

Jika bicara mengenai apa saja yang harus dikirim lamaran via email, tentu surat lamaran pastinya wajib ada, kan? Bisa dibilang surat lamaran merupakan surat pembuka seseorang dalam melamar suatu pekerjaan. Pastikan kamu sudah tahu bagaimana membuat surat lamaran yang benar. Jangan lupa tulis cantuman berkas-berkas lainnya dalam surat lamaran.

3. Ijazah Terakhir

Scan ijazah terakhir juga termasuk dalam apa saja yang harus dikirim lamaran via email. Ini menunjukkan bahwa kamu sudah lulus dari pendidikan terakhir kamu. Juga digunakan untuk melihat tingkat pendidikan seorang pelamar.

4. Transkip Nilai

Transkip Nilai digunakan perusahaan untuk melihat nilai atau IPK, serta potensi-potensi yang dapat digali dari nilai-nilai mata pelajaran kamu semasa bersekolah/kuliah.

5. Kartu Keluarga (KK)

KK biasanya digunakan untuk mengetahui jumlah orang yang menjadi tanggungan kamu dalam keluarga, seperti misalnya istri dan anak.

6. Pas foto

Gunakan pas foto berpakaian formal kerja. Ini dapat membuat kamu terlihat lebih ‘niat’.

7. Berkas Pendukung Lainnya

Perusahaan-perusahaan besar biasanya meminta pelamar ikut mencantumkan berkas-berkas pendukung yang disyaratkan, misalnya saja seperti SKCK, Surat Keterangan Sehat, sertifikat TOEFL, Paklaring, NPWP, dan sebagainya.

Nah, itulah apa saja yang harus dikirim lamaran via email dan perlu kamu persiapkan baik-baik sebelum mengirimkannya ke perusahaan yang hendak kamu tuju. Hal ini menjadi salah satu poin penilaian dari perusahaan. Keseriusan seseorang dalam melamar pekerjaan biasanya yang pertama dilihat dari kelengkapan berkas lamaran. Jadi pastikan kamu tidak lupa mencantumkan berkas-berkas di atas, ya. Bentuk file bisa dalam bentuk .pdf, .doc, atau .jpeg untuk pasfoto.­ Selain itu, jangan lupa untuk memperhatikan batasan ukuran file, karena jika terlalu besar ukurannya juga akan menyulitkan perusahaan untuk menilai lamaran kamu.